April 17, 2026
IMG-20260102-WA0068

LABUHANBATU — Gema Berita | Malam masih muda, tapi polisi sudah kerja. Kamis (1/1/2026) sekitar pukul 21.00 WIB, Unit Reskrim Polsek Bilah Hilir menggerebek sebuah rumah di Lingkungan Sei Bomban, Kelurahan Negeri Lama, yang selama ini disebut warga sebagai tempat nongkrong narkoba. Sayangnya, yang nongkrong sudah lebih dulu angkat kaki.

Operasi Gerebek Sarang Narkoba (GSN) dipimpin IPDA Rico Marthin Sihombing, S.H. Penggerebekan ini bukan karena iseng awal tahun, tapi hasil laporan warga dan sorotan media soal aktivitas mencurigakan yang sudah bikin lingkungan gerah.

Begitu polisi tiba, rumah dalam kondisi kosong. Pemilik berinisial MRH tak terlihat batang hidungnya. Warga dan kepala lingkungan menyebut, yang bersangkutan sudah pergi ke Padang Sidempuan beberapa hari sebelumnya. Kabur duluan, lokasi ditinggalin.

Meski orangnya hilang, jejaknya masih ada. Polisi menemukan pipet bekas alat hisap sabu dan plastik klip transparan—barang kecil yang cukup buat menjelaskan apa yang sering terjadi di tempat itu. Rumah kosong, tapi rekam jejaknya nggak bisa ikut menghilang.

Polisi pun nggak mau sekadar datang dan pulang. Gubuk yang diduga jadi tempat penyalahgunaan narkoba langsung dihancurkan, sisa barang bukti dimusnahkan di lokasi. Disaksikan warga. Tanpa basa-basi. Pesannya jelas: kalau pelaku kabur, sarangnya tetap dibereskan.

Kepala Lingkungan Sei Bomban, Halimi, mengaku warga sudah lama resah. Aktivitas di rumah itu disebut kerap bikin lingkungan nggak tenang. Penggerebekan ini setidaknya jadi sinyal bahwa keresahan warga nggak cuma dicatat, tapi ditindak.

Sementara itu, Kapolsek Bilah Hilir AKP Armen Faisal menegaskan satu hal: perang melawan narkoba nggak akan selesai kalau warga memilih diam. Informasi dari masyarakat disebut jadi kunci agar polisi bisa bergerak cepat sebelum jaringan makin nyaman.

“Narkoba itu hidup dari pembiaran. Kalau dibiarkan, dia tumbuh. Kalau dilawan, dia ciut,” tegasnya.

Polsek Bilah Hilir memastikan operasi serupa bakal terus dilakukan. Labuhanbatu dipastikan bukan tempat aman buat narkoba—apalagi buat yang pikir bisa main cepat lalu kabur.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *