May 7, 2026
Nama “RY” Disebut Warga dalam Dugaan Peredaran Sabu di Siantar, Polisi: “Kami Lidik dan Tindak Tegas”

Pematangsiantar, Gema Berita-

Dugaan peredaran narkotika jenis sabu di Pematangsiantar kembali menjadi sorotan warga. Meski disebut berlangsung lebih tertutup dibanding sebelumnya, sejumlah masyarakat mengaku aktivitas itu masih bergerak di beberapa titik yang dinilai rawan.

Nama seorang pria berinisial RY turut muncul dalam percakapan warga. Ia disebut-sebut sebagai sosok yang diduga memiliki peran di balik jaringan peredaran narkotika tersebut. Namun hingga kini, belum ada keterangan resmi maupun penetapan hukum terkait tudingan itu.

Beberapa kawasan seperti Tanjung Pinggir, eks Terminal Sukadame, hingga Jalan Adam Malik disebut warga sebagai lokasi yang dicurigai menjadi titik aktivitas. Menurut warga, pola pergerakan diduga berlangsung berpindah-pindah dan semakin sulit dipantau.

“Sudah lama kami melihat tanda-tandanya, tapi bingung harus menyampaikan ke siapa,” ujar seorang warga, Kamis (7/5), seraya meminta identitasnya dirahasiakan demi alasan keamanan.

Warga lain mengaku keresahan masyarakat semakin meningkat. Mereka khawatir lingkungan tempat tinggalnya terus dibayangi dugaan aktivitas narkotika, sementara di sisi lain muncul rasa takut untuk berbicara secara terbuka.

“Kami ingin kampung ini bersih, tapi masyarakat juga takut kalau terlalu jauh bicara,” kata warga lainnya.

Menurut pengakuan sejumlah warga, aktivitas yang sebelumnya disebut berlangsung cukup terbuka kini berubah lebih senyap. Mereka menduga kondisi itu terjadi setelah meningkatnya perhatian aparat penegak hukum, termasuk kedatangan tim dari Polda Sumatera Utara ke wilayah Siantar dalam beberapa waktu terakhir.

“Sekarang lebih tertutup. Orang-orang bilang mungkin informasi bocor,” ujar seorang warga.

Menanggapi informasi tersebut, Kasat Narkoba Polres Pematangsiantar, AKP Irwanta Sembiring SH MH, menyatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap dugaan aktivitas peredaran narkotika yang dikeluhkan masyarakat.

“Kami lidik dan tindak tegas,” ujar Irwanta saat dikonfirmasi.

Pernyataan itu sedikit memberi jawaban atas keresahan warga yang selama ini mempertanyakan efektivitas pengawasan dan penindakan terhadap dugaan peredaran narkotika di sejumlah titik di Kota Siantar.

Meski demikian, warga mengaku berharap penanganan tidak berhenti pada pengawasan semata. Mereka meminta aparat bertindak konsisten agar dugaan aktivitas tersebut tidak terus berulang dan menimbulkan rasa takut di tengah masyarakat.

Pengamat sosial menilai situasi seperti ini dapat memunculkan dampak sosial yang lebih luas apabila tidak segera dijawab dengan langkah terbuka dan terukur dari aparat penegak hukum.

“Ketika isu berkembang tanpa kepastian, masyarakat berada dalam situasi serba curiga. Itu bisa memicu ketakutan sekaligus menurunkan kepercayaan publik,” ujarnya.

Di Pematangsiantar, isu mengenai narkotika tampaknya belum benar-benar padam. Ia terus hidup dalam percakapan warga di warung kopi, di sudut jalan, hingga lingkungan permukiman, menunggu satu hal yang hingga kini masih dicari masyarakat: kepastian hukum.

Laporan : Tim Gema Berita

Editor : Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *