Medan, Gema Berita — Mesin judi tembak ikan dilaporkan beroperasi di sejumlah titik Medan Utara.
Warga resah, sementara dugaan adanya jaringan kuat di balik usaha tersebut membuat sebagian masyarakat memilih bersuara melalui media.“Takutlah kami protes langsung. Beritakanlah, Bang.
Inilah protes kami,” kata seorang warga yang memperkenalkan diri sebagai Aci, Minggu (11/10).
Berdasarkan informasi warga dan pantauan lapangan, aktivitas mesin judi tersebut diduga berlangsung dari siang hingga larut malam. Warga juga menyebut adanya dugaan keterlibatan sejumlah pihak dalam pengelolaannya, termasuk seseorang berinisial C serta dugaan perlindungan dari kalangan aparat.
Sejumlah titik yang disebut warga antara lain Simpang Martubung, Jalan M. Basir Pasar 5, Komplek Marelan Point, Jalan Serantai, Jalan Benteng/Terjun Jembatan, jalan inspeksi pinggir sungai, Tanjung Mulia, Simpang Kayu Putih, dan Jalan Kebon Bunder.Asen, mengaku khawatir terhadap dampak aktivitas tersebut terhadap ketertiban lingkungan. Ia berharap aparat segera memeriksa laporan masyarakat dan mengambil tindakan sesuai hukum apabila ditemukan pelanggaran.Keluhan serupa disampaikan Aweng, warga lainnya.
Menurut dia, warga enggan menyampaikan penolakan secara langsung karena beredarnya informasi mengenai dugaan jaringan kuat di balik usaha tersebut.“Kami hanya berharap polisi datang dan menindak,” ujarnya.
Warga berharap penegakan hukum dilakukan secara transparan tanpa pandang bulu, sekaligus memastikan masyarakat dapat kembali merasa aman di lingkungannya.Hingga berita ini diterbitkan, Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan, AKP Agus Purnomo, S.H., M.H., belum memberikan tanggapan atas permintaan konfirmasi yang disampaikan.
Redaksi tetap membuka ruang bagi pihak kepolisian maupun pihak-pihak yang disebut dalam pemberitaan untuk memberikan klarifikasi.
Tim
