Oktober 19, 2026
images - 2026-01-15T124652.356

Jakarta |Gema Berita — Dugaan penipuan investasi kripto yang menyeret nama influencer kripto Timothy Ronald kembali menjadi sorotan publik. Kasus tersebut kini tengah didalami Polda Metro Jaya setelah seorang korban melaporkan kerugian investasi yang diklaim mencapai Rp3 miliar, Kamis, 15 Januari 2026.

Dilansir dari Detikcom, laporan resmi terkait dugaan penipuan kripto tersebut telah diterima aparat kepolisian pada awal Januari 2026. Korban mengaku mengikuti rekomendasi trading cryptocurrency yang dipromosikan melalui komunitas berbayar serta konten media sosial.

Korban tertarik bergabung karena dijanjikan potensi keuntungan tinggi dalam waktu singkat. Namun, realitas yang terjadi justru sebaliknya. Dilansir dari CNN Indonesia, aset kripto yang direkomendasikan mengalami penurunan nilai signifikan hingga lebih dari 80 persen, sehingga menimbulkan kerugian besar.

Selain kerugian finansial, korban juga menyoroti metode promosi yang menampilkan gaya hidup mewah dan narasi keberhasilan instan dari dunia kripto. Pola promosi tersebut dinilai mempengaruhi keyakinan korban dalam mengambil keputusan investasi.

Dalam laporan yang disampaikan kepada penyidik, korban turut menyerahkan sejumlah barang bukti, mulai dari bukti transaksi keuangan, rekaman komunikasi digital, hingga materi promosi. Dilansir dari Kompas.com, pihak kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan awal dengan memeriksa pelapor serta mengumpulkan keterangan saksi.

Kuasa hukum korban menyebutkan, perkara ini berpotensi berkembang seiring adanya dugaan korban lain dengan pola kerugian serupa. Dilansir dari Suara.com, sejumlah pihak dikabarkan tengah mempertimbangkan langkah hukum lanjutan.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Timothy Ronald terkait laporan tersebut. Kepolisian menegaskan bahwa kasus dugaan penipuan kripto ini masih berada pada tahap penyelidikan dan belum ada penetapan tersangka.

Kasus ini kembali menjadi perhatian publik sekaligus pengingat bagi masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap tawaran investasi kripto yang menjanjikan keuntungan besar tanpa disertai penjelasan risiko yang jelas dan transparan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *