Pematang Raya — Gema Berita| Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Pematangsiantar terus memperkuat sistem pelayanan kesehatan bagi warga binaan. Salah satunya melalui pelaksanaan pemeriksaan HIV dan sifilis bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) masa pengenalan lingkungan (mapenaling), Jumat (6/2/2026).
Kegiatan ini digelar sebagai langkah strategis dalam deteksi dini penyakit menular, sekaligus upaya pencegahan penyebaran HIV/AIDS dan sifilis di dalam lingkungan pemasyarakatan. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh, terstandar, dan mengedepankan prinsip medis serta keamanan.
Pelayanan kesehatan ini dilaksanakan oleh tim medis Klinik Pratama Lapas Narkotika Pematangsiantar, dengan dukungan tenaga kesehatan dari Puskesmas Pematang Raya serta peserta magang. Seluruh proses pemeriksaan berjalan tertib, aman, dan sesuai prosedur operasional standar (SOP).
Petugas medis menyampaikan bahwa skrining kesehatan di awal masa pembinaan sangat penting untuk memastikan kondisi fisik dan kesehatan WBP, sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat, tepat, dan terukur apabila ditemukan indikasi penyakit menular.
Selain meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen Lapas Narkotika Pematangsiantar dalam mendukung program nasional pencegahan dan pengendalian HIV/AIDS serta penyakit menular lainnya, khususnya di lingkungan lembaga pemasyarakatan.
Para WBP yang mengikuti pemeriksaan memberikan respons positif terhadap kegiatan tersebut. Mereka menilai langkah ini sebagai bentuk perhatian nyata terhadap hak kesehatan warga binaan.
Ke depan, Lapas Narkotika Pematangsiantar menargetkan kegiatan pemeriksaan kesehatan serupa dapat dilaksanakan secara rutin dan berkelanjutan, guna menciptakan lingkungan lapas yang sehat, aman, dan humanis.
