Pematangsiantar,Gema Berita-
Puluhan korban Koperasi Swadarma BNI Pematangsiantar menunjukkan tekad kuat dalam memperjuangkan hak mereka. Dengan membawa tikar, rice cooker, serta perlengkapan kebutuhan sehari-hari, para korban menyatakan siap bertahan dan menginap hingga tuntutan pembayaran hak mereka dipenuhi.
Aksi tersebut berlangsung di sekitar area Kantor BNI Pematangsiantar. Para korban tampak mendirikan posko sederhana dengan menggelar tikar dan membawa berbagai kebutuhan logistik untuk menunjang aksi yang diperkirakan berlangsung dalam waktu lama.
Salah seorang perwakilan korban menyampaikan bahwa langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk kekecewaan atas belum terealisasinya pembayaran hak-hak anggota koperasi. Mereka mengaku telah menunggu cukup lama dan berharap ada kepastian penyelesaian dari pihak terkait.
Dalam aksi itu, para korban juga membawa pengeras suara untuk menyampaikan aspirasi mereka kepada publik dan pihak yang bertanggung jawab. Beberapa peserta aksi tampak tetap bertahan di lokasi meskipun cuaca panas menyengat.
Para korban menegaskan bahwa mereka tidak akan menghentikan perjuangan hingga ada kejelasan mengenai pengembalian dana dan hak-hak yang mereka tuntut. Mereka berharap pemerintah, aparat penegak hukum, serta pihak terkait dapat memberikan perhatian serius terhadap persoalan yang mereka hadapi.
Sementara itu, situasi di lokasi aksi berlangsung tertib dengan pengawasan dari aparat keamanan. Petugas tampak melakukan pemantauan guna memastikan kegiatan penyampaian aspirasi berjalan aman dan kondusif.
Korban Koperasi Swadarma BNI Pematangsiantar berharap penyelesaian segera dapat diwujudkan sehingga hak-hak mereka yang selama ini diperjuangkan dapat dipenuhi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Laporan : Budi Kurniawan
Editor : Redaksi
